Muslim yang Kuat Lebih Utama daripada Muslim yang Lemah

7378

Kudus (21/08) – Bea Cukai Kudus mengadakan bimbingan mental muslim yang bertempat di Masjid Ghoiru Jami Al-Fattah pada Rabu (21/08). Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini, diikuti oleh seluruh pegawai muslim Bea Cukai Kudus. Ustadz Noor Aziz selaku pembicara, membahas tentang mukmin yang kuat lebih utama daripada mukmin yang lemah.

Dari salah satu hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya “Seorang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah, dan pada setiap keduanya ada kebaikan”.

Seseorang yang beriman kepada Allah SWT mempunyai kedudukan yang amat tinggi di hadapan Allah SWT. Dengan keimanan ini, Allah SWT dapat memberikan suatu kebaikan pada orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang beriman itu memliki tingkatan masing-masing menurut tabiatnya iman itu bisa mengalami naik dan turun.

Adapun bentuk kekuatan fisik maupun psikis manusia bisa menjadi kekuatan positif dan negatif. Kekuatan bisa saja bersifat negatif apabila tidak didasari iman yang kuat dan kekuatan itu bisa menjadi positif apabila didasari dengan iman yang akan memompa hal-hal positif dalam diri kita. Apabila seorang memiliki iman yang kuat, maka akan melaksanakan segala perintah Allah dan menjahui segala larangan-Nya.

Dengan diadakannya bimbingan mental ini, diharapkan para pegawai dapat menjadi pribadi yang semangat dalam melakukan kebaikan serta bertanggung jawab atas semua perilaku yang diperbuat.