Bea Cukai Kudus Sosialisasikan Ketentuan Cukai Kepada Masyarakat Blora

62

Blora (06/10) – Sekitar 50 orang perwakilan dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) menghadiri kegiatan Sosliasisasi Ketentuan di Bidang Cukai di Desa Tempura, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora Bersama Bea Cukai Kudus. Pada kesempatan ini, Bea Cukai Kudus diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Dwi Prasetyo Rini, dan Salah Satu Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai, Arief Prawoto. Dalam pemaparannya, Arief Prawoto menjelaskan tentang ciri-ciri serta dampak buruk rokok ilegal. Arief menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah konsumen rokok tertinggi ketiga setelah China dan India. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengonsumsi rokok legal (berpita cukai) asli karena dengan demikian masyarakat turut serta menyumbang pendapatan cukai bagi negara, yang pada akhirnya akan kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah dan syarat-syarat yang diperlukan bagi masyarakat apabila ingin membuat pabrik hasil tembakau serta mekanisme pendaftaran untuk membuat pabrik hasil tembakau di Bea Cukai Kudus adalah GRATIS alias tidak dipungut biaya sepeserpun.

Antusiasme para peserta sosialisasi ini sangat tinggi terbukti dengan banyaknya ragam pertanyaan dan diskusi yang dilakukan dalam sesi tanya jawab. Hal ini menjadikan kegiatan sosialisasi yang disampaikan menjadi lebih menarik dan edukatif.