Bea Cukai Kudus Hadiri Dialog Interaktif Bersama Disperindag Jawa Tengah

98

Selasa (27/09), Bea Cukai Kudus diundang menjadi salah satu narasumber pada acara Dialog Interaktif TV. Bertempat di Aula Gedung Cabang Dinas Pendidikan III Kabupaten Pati, acara yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah ini disemarakkan oleh peserta yang hadir dari kalangan mahasiswa yang berasal dari beberapa Universitas.

Topik yang diangkat dalam acara Dialog Interaktif TV kali ini adalah mengenai Dampak Positif Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Dalam Menekan Peredaran Rokok Ilegal. Pada kesempatan ini, Bea Cukai Kudus diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Dwi Prasetyo Rini. Rini mengungkapkan bahwa adanya KIHT akan memberikan dampak positif. Dampak positif bagi perusahaan rokok skala kecil dan menengah, yang belum mempunyai tempat produksi sesuai ketentuan, dapat memanfaatkan KIHT yang tersedia dengan berbagai fasilitas dengan biaya yang relatif terjangkau. Sedangkan dampak positif bagi Pemerintah Daerah/ Bea Cukai adalah dapat dilakukannya pembinaan dan pengawasan secara terpadu. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh salah satu narasumber dari perusahaan rokok yang ada di KIHT. Adanya KIHT sangat membantu dan mempermudah jalannya kegiatan usaha yang dilakukan, bahkan tak jarang adanya kunjungan dari berbagai pihak dapat menjadi momen menjalin jaringan bisnis sekaligus promosi produk hasil tembakau yang dihasilkan di KIHT.

Harapan diselenggarakannya acara Dialog Interaktif TV ini adalah agar para pelaku usaha produk hasil tembakau yang saat ini masih mengalami kesulitan atau menjalankan usahanya secara ilegal dapat beralih menjadi legal dengan memanfaatkan berbagai fasilitas dan kemudahan yang ada di KIHT. Demikian pula bagi lembaga keuangan, diharapkan dapat bergabung untuk mendukung kegiatan usaha dengan memberikan kemudahan pembiayaan bagi para pelaku usaha produk hasil tembakau di KIHT.

Dengan demikian, peredaran rokok ilegal pun akan dapat ditekan. Hal ini bukan hanya merupakan tanggung jawab perorangan atau satu lembaga, melainkan tanggung jawab bersama kita semua untuk membangun negara menjadi lebih baik.