Seminar Hukum Larangan Rokok Ilegal Kepada Masyarakat Rembang

256
Rembang (26/05) — Salah satu cara penegakan peraturan perundang-undangan adalah dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat secara langsung. Demi menciptakan lingkungan masyarakat yang faham ketentuan perundang-undangan khususnya di bidang cukai, pada Selasa 24 Mei 2022 #BeaCukaiKudus bersama dengan Bagian Hukum Setda Rembang melaksanakan Seminar Hukum Larangan Cukai Rokok Ilegal.
Dengan turut menggandeng dari @kejari_rembang , sebagai narasumber. Acara yang dibuka langsung oleh Mochamad Hanies Cholil Barro Wakil Bupati Rembang ini terlaksana dengan baik dengan peserta yang berasal dari masyarakat dan sebagian besar merupakan petani tembakau, terlihat antusias dalam berdiskusi.
Dwi Prasetyo Rini, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kudus menjelaskan bahwa barang kena cukai (salah satunya rokok) perlu diawasi konsumsinya karena memiliki karakteristik menimbulkan efek negatif pada masyarakat, sehingga perlu diberikan pembebanan pungutan berupa cukai demi keadilan dan keseimbangan.
Maka pada praktik peredaran rokok ilegal adalah merupakan pelanggaran dari “asas keadilan dan keseimbangan” ini. Pada kesempatan tersebut, disebutkan penegakan hukum cukai khususnya hasil tembakau digelorakan dengan seruan. Dijelaskan pula berbagai macam penggunan dana yang bersumber dari pungutan cukai, yang salah satunya yaitu untuk peningkatan bahan baku hasil tembakau melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).