Bea Cukai Kudus Ungkap Kasus Penjualan Rokok Ilegal Melalui E-Commerce

658

Kudus (01/12) – Sejalan dengan tugas dan fungsi Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari barang berbahaya dan illegal, dan dalam rangka pelaksanaan operasi Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Kudus melakukan analisa terhadap penjualan dan pembelian melalui e-commerce. Dari hasil analisis tersebut, pada Hari Jumat (26/11) pukul 18.30 WIB diperoleh informasi akan adanya pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok yang diduga ilegal dari Jepara yang akan dikirim melalui jasa pengiriman.

Tim Bea Cukai Kudus segera menuju lokasi Jasa Pengiriman di Mayong Jepara, yang akan digunakan untuk mengirimkan rokok ilegal. Sekitar pukul 19.30 WIB tim mendapati sebuah mobil dari Jasa Pengiriman tersebut terparkir di depan kantor Jasa Pengiriman. Tim segera melakukan pemeriksaan terhadap mobil dan beberapa paket yang dicurigai berisi rokok ilegal. Tim juga melakukan pemeriksaan pada Jasa Pengiriman. Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan satu karton dan 300 paket rokok ilegal berbagai merk, dengan rincian berisi 143.000 batang rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai dan 24.800 batang rokok ilegal dilekati pita cukai palsu. Perkiraan nilai barang rokok ilegal tersebut Rp 163.518.000 dan potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 105.667.538. Seluruh barang hasil penindakan selanjutnya dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pemasarannya rokok yang merupakan barang kena cukai , harus telah dilekati pita cukai asli . Rokok yang ditemukan tidak dilekati pita cukai dan sebagian dilekati pita cukai palsu, sehingga dikategorikan sebagai rokok ilegal.