Truk Angkut Rokok Ilegal, diamankan Bea Cukai Kudus

56

KUDUS (24/08), Sebuah truk yang mengangkut rokok illegal diamankan Bea Cukai Kudus, ketika melintas di jalan Raya Kudus Semarang (lingkar Demak) pada Senin, 23 Agustus 2021. Sebelumnya Bea Cukai Kudus memperoleh informasi tentang adanya truk yang diduga digunakan untuk mengangkut rokok ilegal dari Jepara. Atas informasi tersebut, tim Bea Cukai Kudus segera melakukan pelacakan keberadaan truk di Jalan Raya Kudus – Semarang. Sekitar pukul 18.00 WIB tim berhasil menemukan truk sebagaimana yang diinformasikan sedang melaju ke arah Semarang di Jalan Lingkar Demak.

Tim menghentikan truk dan melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan, didapati truk mengangkut rokok tanpa dilekati pita cukai. Atas temuan ini Sopir berinisial SB (37 tahun), kernet inisial MS (58 tahun) dan barang bukti rokok Ilegal dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Total rokok illegal yang ditemukan berjumlah 10 koli, dengan jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), merk “L4”, “RQ PRO RIZQUNA”, dan “FAJAR BOLD” tanpa dilekati pita cukai.

 

 

Setelah dilakukan pengembangan informasi, diketahui bahwa muatan rokok ilegal diperoleh dari AR (40 tahun), yang mengangkut rokok ilegal dengan minibus. Tim mencari keberadaan AR dan minibus tersebut, dan berhasil ditemukan serta diamankan di jalan raya Welahan. Kemudian dari AR dilakukan pengembangan informasi lagi, diketahui bahwa pemilik barang ada 2 orang, yaitu AT (29 tahun) dan AS (38 tahun). Segera saja atas AT dan AS dilakukan pencarian. AT diamankan di jalan raya Welahan dan AS di Desa Dersalam Kudus.

Dari pendalaman informasi terhadap AT dan AS diketahui bahwa rokok dikemas di Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. Tim bergegas menuju Jepara dan berhasil mengamankan mandor pengemasan berinisial M didaerah Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Barang bukti yang diamankan 232.000 batang rokok dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp 236.640.000 dan potensi kerugian negara mencapai Rp 155.514.240.

Pita cukai merupakan tanda pelunasan pungutan cukai. Rokok yang beredar dipasaran harus telah dilekati pita cukai. Bila tanpa dilekati pita cukai (pita cukai asli), merupakan rokok ilegal. Yuk Gempur Rokok Ilegal.