Sinergi Bea Cukai Kudus Dengan Sub Denpom IV/3-2 Pati Amankan 207.600 Batang Rokok

181

KUDUS (03/08) – Dari kbbi.web.id, sinergi memiliki arti kegiatan atau operasi gabungan. Kata ini sangat tepat untuk menggambarkan kegiatan yang telah dilakukan Bea Cukai Kudus dengan Subdenpom Pati. Sinergi tersebut dilakukan dalam upaya Gempur Rokok Ilegal yang telah berhasil mengamankan sebanyak total 207.600 batang rokok diduga ilegal pada hari Senin tanggal 02 Agustus 2021 di desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Senin pagi tanggal 02 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 WIB, Tim Bea Cukai Kudus memperoleh informasi tentang adanya bangunan yang digunakan sebagai tempat untuk menjalankan kegiatan mengemas dan menimbun Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok yang diduga ilegal di wilayah Jepara.

Atas informasi tersebut, Tim Gabungan Bea Cukai Kudus dan Subdenpom Pati langsung bergerak untuk melakukan pengamatan atas bangunan tersebut. Sekitar pukul 13.00 WIB tim berhasil menemukan titik lokasi bangunan dan kedapatan sedang berlangsung kegiatan mengemas serta menimbun Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang diduga ilegal.

Tim mendapati sebanyak 148.800 rokok batangan jenis SKM, 2.920 bungkus atau 58.400 batang rokok tanpa dilekati pita cukai dengan merk “JOYO BARU”, “SUPER BROWSING MILD”, “JOYO BIRU”, “JOYO MILD”, “JOYO BIRU”, “MILAN JAYA”, 5 unit alat pemanas, dan 2 unit handphone. Selain itu terdapat 3 orang pekerja yang sedang melakukan kegiatan pengemasan. Kemudian atas keterangan dari ketiga orang pekerja tersebut, pemilik barang dengan inisial NF (44 tahun) sedang berada di dalam tempat tinggal yang berlokasi tidak jauh dari bangunan tersebut.

Tim segera melakukan pemeriksaan tempat tinggal tersebut dan mendapati NF yang sedang berada di tempat tinggal berusaha melarikan diri, namun petugas berhasil menggagalkan aksinya. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tempat tinggal Sdr. NF, didapati juga rokok jenis SKM dengan merk “OK BOLD” dilekati pita cukai diduga palsu. Sehingga total ditemukan 207.600 batang rokok ilegal, dengan Perkiraan Nilai Barang sebesar Rp211.752.000,- dan Total Potensi Kerugian Negara sebesar Rp139.158.432,-

Selanjutnya atas pemilik barang, pekerja pengemas, rokok, serta barang bukti lainnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.