Rokok Ilegal di Undaan Disita Saat Ramadan

71

KUDUS (30/04) – Bulan Ramadan tidak menyurutkan Bea Cukai Kudus untuk melakukan Operasi Pasar (Opsar) dan memberikan edukasi #GempurRokokIlegal. Selain bertujuan menegakkan hukum dibidang cukai juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pedagang, supaya tidak terlibat dalam peredaran rokok ilegal. Dalam kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada hari kamis (29/04) ini, petugas Bea Cukai Kudus mendatangi satu per satu warung atau toko.

Petugas terus mengingatkan masyarakat untuk tidak menjual rokok illegal, menjelaskan ciri-cirinya, dan juga mengimbau akan risiko pidana yang mengintainya. Salah satu penjual warung mengatakan bahwa dirinya pernah mengikuti sosialisasi gempur rokok ilegal sehingga mengaku tidak mau menjual rokok ilegal karena sudah paham risikonya. Baginya, kebersamaan dengan keluarga tercinta lebih berharga dibanding keuntungan tak seberapa dari menjual #rokokilegal.

Namun sangat disayangkan, beberapa warung masih nekat menjual rokok polos atau rokok tanpa dilekati pita cukai. Para penjual menyatakan sudah tau jika rokok polos dilarang, tetapi nekat menjual dengan sembunyi-sembunyi dengan alasan banyaknya permintaan pembeli. Salah satu faktornya karena murah harganya, padahal rokok ilegal tersebut sangat merugikan negara dan tidak melalui proses uji laboratorium; untuk kesehatan. Seluruh rokok ilegal pun disita petugas. Pemilik warung diperingatkan, jika nanti kedapatan mengulangi perbuatannya maka akan ditindak tegas tanpa kompromi.