Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Kudus dan Satpol PP Pati Berikan Sosialisasi di Tayu

425

PATI (09/04) – Operasi #GempurRokokIlegal terus gencar dilaksanakan tak hanya oleh Bea Cukai Kudus, tetapi juga oleh aparat penegak hukum lainnya. Salah satunya Satpol PP Pati. Selain menggelar operasi penindakan di seluruh wilayah, upaya pemberantasan rokok ilegal juga ditempuh dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Bersinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Bea Cukai Kudus memberikan sosialisasi tentang ketentuan larangan peredaran rokok ilegal di Balai Desa Pakis, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Demi menjaga protokol kesehatan pada masa Pandemi COVID-19, acara digelar dalam dua hari yakni pada Senin (05/04) dan Kamis (08/04). Tujuannya untuk membatasi jumlah peserta dan membatasi durasi waktu berkumpul.

Pj. Kepala Desa Pakis, Edi Sumarno, dalam sambutannya menyatakan sangat mendukung program pemberantasan rokok ilegal. Sementara itu, Nastain, Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Sosialisasi Satpol PP Pati, dalam sambutannya mengungkapkan berbagai upaya sinergi antara aparat penegak hukum dalam memberantas rokok ilegal di wilayah Pati. Menurutnya, tidak ada tempat bagi rokok ilegal. Karenanya masyarakat diimbau untuk menolak membeli atau menjual rokok ilegal.

Selain Bea Cukai Kudus yang menjelaskan seputar cukai dan larangan mengedarkan rokok ilegal, materi lainnya juga disampaikan oleh Bayu Adhi dari Bagian Perekonomian Setda Pati. Bayu memaparkan peran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), mulai dari besaran, alokasi, pelaporan, evaluasi, dan sebagainya.

Peserta sosialisasi yang terdiri dari para perangkat desa, karang taruna, dan masyarakat sangat antusias mengikuti acara. Sesi diskusi pun semarak dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan. Yang pasti, semuanya sepakat bahwa rokok ilegal harus diberantas karena selain merugikan negara juga merugikan masyarakat. Ada ancaman pidana bagi siapa saja yang terlibat peredaran rokok ilegal.