Demi Memajukan Industri Rokok, Wakil Bupati Sumenep Studi Tiru KIHT Kudus

639

KUDUS (09/04) – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep melakukan studi tiru ke Pemda Kudus terkait dengan pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) pada hari Kamis (08/04) yang lalu. Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Kholifah, S.H., M.H., M.Pdi. beserta rombongan langsung menuju ke Command Centre, Pendopo Kabupaten Kudus yang langsung disambut oleh Bupati Kudus, Dr. H. M. Hartopo. Dewi menuturkan bahwa Kabupaten Sumenep merupakan salah satu produsen hasil tembakau Madura dengan kualitas baik namun belum didukung oleh industri hasil tembakau yang memadai. Oleh karena itu, diharapkan dengan pembangunan KIHT di Kabupaten Sumenep dapat memajukan industri hasil tembakau di daerahnya.

 

Setelah ramah tamah dengan Bupati Kudus, rombongan langsung melakukan peninjauan ke KIHT Kudus untuk melihat secara langsung kegiatan produksi di KIHT Kudus. Rombongan melihat proses pelintingan di PR Rajan Nabadi yang langsung didampingi oleh Pemilik PR, Sutrishono. Rombongan dari Pemda Kabupaten Sumenep melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan dilanjutkan dengan diskusi di Aula KIHT Kudus.

 

Pada diskusi kali ini menitikberatkan pada bagaimana proses pembentukan KIHT dengan menggunakan DBHCHT dan peruntukannya untuk proses bisnis KIHT. Operasional KIHT apa saja yang dapat ditunjang oleh DBHCHT dan bagaimana cara menggaet pelaku usaha untuk menggunakan fasilitas DBHCHT di Kabupaten Sumenep. Diharapkan pembangunan KIHT di Kabupaten Sumenep menjadikan peluang usaha baru di bidang industri hasil tembakau dan memajukan industri di Kabupaten Sumenep.