Semangat Gempur Rokok Ilegal Bergema di Kabupaten Pati

649

KUDUS (26/02) – Pemkab Pati khususnya aparat penegak hukumnya menunjukkan keseriusan komitmen dalam upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayahnya. Demi bisa menjalankan kegiatan operasi lapangan yang lebih baik, dalam rangka #GempurRokokIlegal, Bea Cukai Kudus diundang untuk berbagi materi. Acara yang berlangsung pada hari kamis (24/02) bertempat di Aula Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, Kejaksaan Negeri Pati, POLRES Pati, CPM Pati, serta KODIM 0718 Pati dengan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kepala Subbagian Produksi Daerah Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pati, Bayu Adhi Nugroho, menyampaikan rencana alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (#DBHCHT) yang akan digunakan untuk kemajuan ekonomi di bidang hasil tembakau.

Kepala Seksi Inteldak Bea Cukai Kudus, Wicaksono, menyampaikan materi dengan diawali pemaparan ciri-ciri rokok ilegal. Dilanjutkan dengan pembahasan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Pasal 8 dan 9 yang membahas tentang mekanisme pemberantasan barang kena cukai ilegal menjadi pokok bahasan acara kali ini. Wicaksono juga menyampaikan bahwa saat ini telah hadir Aplikasi Sistem Informasi Rokok Ilegal (Siroleg) yang dirasa akan menjadi senjata ampuh dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran rokok ilegal.

Sebelum acara ditutup, Kepala Seksi PBHP #BeaCukaiKudus, Raden Tarto Sudarsono, menyampaikan mekanisme identifikasi tanda pengaman pada pita cukai. “Meskipun hanya menemukan rokok ilegal yang jumlahnya sedikit dan dijual oleh pedagang kecil, tetap harus diberantas. Karena sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil,” pesan Tarto.