Mengetahui Tindak Lanjut atas Pengelolaan Barang Hasil Penindakan, Bea Cukai Kudus Adakan P2KP

510

KUDUS (22/02) – Beberapa masyarakat masih belum mengetahui tindak lanjut apa yang dilakukan oleh Bea Cukai atas barang-barang hasil penindakan, khususnya barang hasil penindakan pada Bea Cukai Kudus yang diantaranya paling banyak merupakan rokok ilegal beserta sarana pengangkutnya.

Jumat (19/02), Bea Cukai Kudus melaksanakan kegiatan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (P2KP) terkait Pengelolaan Barang Hasil Penindakan (BHP) pada KPPBC TMC Kudus. Materi disampaikan oleh salah satu pegawai Seksi Penyidikan dan BHP, Beti Ari Astuti. Beti menjelaskan proses tindak lanjut yang dilakukan atas barang-barang hasil penindakan yang telah dikumpulkan dalam suatu periode yang mana pada Bea Cukai Kudus BHP paling banyak merupakan rokok ilegal dan sarana pengangkutnya.

Beti menyampaikan bahwa setelah dilakukan penelitian mendalam, BHP yang tidak diketahui pemiliknya dalam 14 hari akan dijadikan sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN). Apabila dalam 14 hari setelah barang ditetapkan sebagai BDN dan pemilik barang masih tidak ada yang mengakui, maka barang tersebut akan ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Tarto Sudarsono selaku Kepala Seksi Penyidikan dan BHP menyampaikan pesan dalam sambutan penutupnya, bahwa dalam mengelola BHP, Bea Cukai Kudus berusaha selalu menerapkan sesuai peraturan dan standar operasional prosedur yang ada. Hal ini bertujuan agar semua kegiatan yang dilakukan oleh pegawai terhindar dari kesalahan dan pemeriksa fungsional badan pemeriksa independen.