Minimalisir Masalah, Bea Cukai Kudus Asistensi Modul KITE IKM

398
KUDUS (7/12) – Sejumlah pengusaha KITE-IKM hadir di Kantor Bea Cukai Kudus untuk menghadiri acara asistensi modul KITE IKM pada hari Senin (7/12). Kegiatan ini dilangsungkan sebagai tindak lanjut atas masalah yang sering dihadapi oleh para Pengusaha KITE IKM yang terkendala pada aplikasi Modul KITE IKM dalam menjalankan proses bisnisnya. Modul ini merupakan sarana bagi Pengusaha KITE IKM dalam melakukan proses impor-ekspor agar mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil Menengah (KITE IKM).
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II Kantor Bea Cukai Kudus, Agus Saptari, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Bea Cukai dan Pengusaha KITE IKM harus dapat bersinergi agar tercipta kerjasama yang baik antara pemberi dan penerima fasilitas.
“Tujuan diadakan workshop ini supaya kalau ada masalah dapat dilebur jadi satu di forum ini, sehingga masalah yang Bapak/Ibu hadapi dapat difloorkan disini dan kita cari solusinya bersama,” ujar Agus dalam sambutannya.
Acara asistensi ini dilakukan dengan cara pendekatan ke masing-masing perusahaan oleh para pegawai dari Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai. Hal ini dilakukan karena maslah yang dihadapi oleh masing-masing perusahaan berbeda-beda. Masalah yang dihadapi antara lain adalah kendala aktivasi modul oleh beberapa perusahaan, selain itu ada kendala pada pelaporan pertanggung jawaban, dimana pengusaha kesulitan dalam mencari dokumen impornya. Pada masalah seperti ini lah Bea Cukai hadir sebagai penampung aspirasi dan pemberi solusi atas fasilitas yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Diharapkan dengan begini, masalah yang dihadapi oleh para pengusaha dapat diminimalisir dan diberi solusi. Serta harapannya, sinergi antara Bea Cukai dan Pengusaha dapat terjalin erat dan makin banyak pengusaha yang bergabung untuk mendapat fasilitas KITE IKM. Selain mudah, harga produksi juga dapat menjadi lebih murah.