Menjaga Imunitas di Tengah Pandemi Covid-19

317
Kudus (27/11) – Banyak diantara masyarakat yang saat ini mulai lalai dalam menaati protokol kesehatan cegah Covid-19. Bukan hal yang dapat dipungkiri karena masyarakat mulai jenuh dengan kondisi dunia yang belum juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Di Indonesia sendiri, angka penyebaran virus ini juga masih terus bertambah. Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang cukup menjadi perhatian karena tingginya pasien corona virus.

Jumat (27/11), Kantor Bea Cukai Kudus mengadakan program pengembangan keterampilan pegawai (P2KP) yang secara khusus membahas tentang kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 yang masih terus mengancam keselamatan. Bertempat di Aula Gedung Colo, Gatot Sugeng Wibowo membuka acara P2KP dengan menyampaikan sedikit rasa kekhawatirannya akan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang mulai turun. Beliau juga menyampaikan bahwa virus ini tetap harus diwaspadai karena potensinya dalam mengancam jiwa masih tinggi.
Selanjutnya, dr Nurul Atikah Zain selaku narasumber yang juga merupakan dokter yang bertugas di Poliklinik Kantor Bea Cukai Kudus memaparkan sedikit materi tentang bagaimana cara menjaga imunitas tubuh di tengah pandemi virus Covid-19 ini. Beliau menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan manusia rentan terpapar virus karena imunitas yg menurun, terutama dalam hal mengonsumsi makanan. Makanan/minuman yang tinggi kadar gula, tinggi kafein, mengandung alkohol, hingga makanan cepat saji, merupakan pemicu turunnya imunitas seseorang. Selain itu, pola tidur yang tidak teratur, kekurangan minum air putih, jarang olahraga, dan bekerja secara berlebihan juga menjadi penyebab turunnya imunitas seseorang.
Dr Atikah juga berpesan kepada seluruh pegawai di lingkungan Kantor Bea Cukai Kudus, agar dapat mengonsumsi vitamin-vitamin yang dibutuhkan tubuh, seperti Vitamin C,D, dan E. Khususnya vitamin D yang dapat diperoleh dengan cara berjemur dibawah sinar matahari di waktu yang telah ditentukan. Terakhir, beliau berpesan agar para pegawai tetap melakukan interaksi dan sosialisasi antar pegawai, keluarga dan masyarakat lain, karena diketahui bahwa bersosialisasi dapat menjadi salah satu upaya melepas stress sehingga imunitas tubuh tetap terjaga dengan baik dari dalam.