Gandeng Bea Cukai Kudus, Pemda Kabupaten Blora Ajak Masyarakat Kenali Rokok Ilegal

406
Kudus (26/11) – Sebagai bentuk upaya berkelanjutan dalam memberikan pemahaman akan bahaya beredarnya rokok illegal ditengah masyarakat sekaligus menjelaskan manfaat dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Pemerintah Daerah Kabupaten Blora kembali mengadakan Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Pemanfaatan DBHCHT sesi 2 pada Rabu (25/11). Bertempat di Gedung Pertemuan Samin Setda Kabupaten Blora, kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Bapak Komang Gede Irawadi selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.
Setelah kegiatan sosialisasi sesi 1 pada Rabu (4/11) lalu dilakukan kepada aparat Satuan Polisi Pamong Praja tingkat Kabupaten dan para petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, peserta sosialisasi sesi 2 ini dihadiri oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja tingkat Kecamatan beserta para pedagang dan wirausaha setempat. Kegiatan sosialisasi dimulai pada pukul 09.45 dengan total peserta yang hadir berjumlah 35 orang. Materi sosialisasi dipaparkan oleh Sidiq Gandi Baskoro selaku narasumber dari Kantor Bea Cukai Kudus.
Fokus utama kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan kepada para pedagang, wirausaha, dan Satpol PP tingkat kecamatan akan ciri-ciri dan dampak dari penjualan rokok illegal. Para pedagang diharapkan mampu membedakan mana rokok yang dikemas secara legal dan illegal agar mereka dapat menolak atau melaporkan apabila menemukan adanya perdagangan rokok illegal disekitarnya. Demikian pula para aparat Satpol PP tingkat kecamatan, mereka diharapkan mampu membantu melakukan sosialisasi terkait rokok illegal di lingkungan setempat agar semakin luas masyarakat yang sadar akan bahaya dari peredaran rokok illegal dan membantu pemberantasannya.