Pendampingan Bea Cukai Kudus Sebagai Upaya Mendorong UKM Berfasilitas KITE-IKM

314
JEPARA (24/11) – Sebagai tindak lanjut acara Sarasehan Pengembangan Ekspor dan IKM Berbasis E-Commerce, Pemanfaatan Fasilitas KITE IKM, dan Pembiayaan Ekspor LPEI, Bea Cukai Kudus mengadakan kegiatan Agen Fasilitas sebagai asistensi Bea Cukai terhadap pengusaha yang berpotensi untuk mendapat fasilitas baik KITE maupun KITE IKM. Kegiatan Agen Fasilitas kali ini, Bea Cukai Kudus mengunjungi CV. Mebel Jati Jepara yang terletak di Mlonggo, Jepara pada hari Senin (23/11) kemarin.
Kunjungan kali ini diterima langsung oleh pemilik CV Mebel Jati Jepara, yaitu Abdul Latif. Beliau menjelaskan bahwa sudah lama berkecimpung di dunia furnitur, dan salah satu kendala yang dihadapi adalah pembayaran bea masuk atas bahan baku, penolong, dan barang contoh. Hal ini yang mendorong Abdul Latif untuk mendapat fasilitas KITE IKM yang dinilai sangat menguntungkan dalam menjalankan bisnis dan produksinya.
Didit Ghofar, selaku Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama di Kantor Bea Cukai Kudus, menjelaskan beberapa fasilitas yang akan diperoleh apabila mendapat fasilitas KITE IKM. Sesuai dengan namanya, KITE yang merupakan akronim dari Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, kemudahan yang diperoleh disini adalah pembebasan bea masuk beserta PDRI untuk bahan baku, mesin, dan barang contoh yang diimpor. Selain itu dijelaskan pula persyaratan dan kewajiban yang harus dipenuhi untuk mendapat fasilitas KITE IKM.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong industri kecil menengah agar dapat ekspor hasil produksinya, sehingga produksinya pun kian berkembang dan dapat memajukan perekonomian bangsa.