Tingkatkan Pengawasan, Bea Cukai Kudus Gagalkan Pengiriman 1.140.000 Batang Rokok Ilegal

489

Kudus (12/10) – Meski tengah dalam kondisi pandemi Covid-19, Bea Cukai Kudus tetap gencar melakukan pengawasan atas peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal. Hal ini ditunjukkan dengan penegahan terhadap sebuah truk yang diduga memuat Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) ilegal pada Minggu (11/10) dini hari.

Penegahan yang dilakukan di Jalan Lingkar Kudus-Jepara tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa akan dilakukan pengiriman rokok ilegal menggunakan truk dari wilayah Jepara. Berbekal informasi tersebut, tim melakukan penyisiran di Jalan Kudus-Jepara dan jalur-jalur alternatif Kudus-Jepara.

Pada pukul 01.00 WIB, tim berhasil menemukan truk yang menjadi target operasi sedang melaju di Jalan Raya Kudus-Jepara. Setelah dilakukan pengejaran, truk tersebut berhasil dihentikan di Jalan Lingkar Kudus-Jepara. Petugas segera melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan bahwa truk tersebut benar memuat rokok ilegal. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa truk memuat rokok siap edar jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai dalam kemasan koli (karung putih). Atas hasil pemeriksaan awal, terindikasi telah terjadi pelanggaran terhadap Pasal 54 UU No. 11 Tahun 1995 jo. UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Sehingga truk, barang bukti, dan seorang sopir berinisial DS (27 th) dibawa ke kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pada penindakan kali ini, berhasil disita rokok ilegal sebanyak 1.140.000 batang dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 1.162.800.000,- dan mengakibatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 676.385.000,-. Dengan pengawasan yang ketat serta didukung dengan upaya pencegahan, diharapkan angka peredaran rokok ilegal dapat terus berkurang.

#kemenkeu #beacukaimakinbaik #pengawasanprima