Semarak CGTS Daring Bea Cukai Kudus

530
KUDUS (30/9) – Edukasi itu sangat penting, terlebih bagi generasi muda penerus bangsa. Hal ini menjadi salah satu alasan untuk Bea Cukai Kudus untuk mengadakan acara ‘Customs Goes to School’ (CGTS) dengan tema Bersatu Menuju Indonesia Maju. Kegiatan ini rutin diadakan tiap tahun. Sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19, akhirnya pada hari Selasa (29/9) kemarin kegiatan CGTS sukses terlaksana dengan sistem daring (online) bersama dengan beberapa siswa perwakilan dari 13 sekolah di wilayah kerja Bea Cukai Kudus. Kegiatan CGTS ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang menarik bagi kalangan milenial, untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.
Pada kegiatan CGTS 2020 kali ini, disampaikan 3 materi oleh 3 narasumber yang berbeda. Materi pertama disampaikan oleh Sidiq Gandi Baskoro tentang Barang Bawaan Penumpang Pesawat. Pada materi ini dijelaskan tentang ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan oleh para penumpang pesawat dari luar negeri ketika mendarat di Indonesia. Materi kedua disampaikan oleh Dwi Prasetyo Rini mengenai Impor Barang Kiriman. Rini menjelaskan tentang ketentuan yang berlaku terkait impor barang kiriman. Terlebih lagi setelah pemberlakuan peraturan terbaru mengenai impor barang kiriman yaitu Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-199/PMK.04/2020. Selanjutnya Didit Ghofar menjelaskan tentang Rokok Ilegal. Apa itu rokok ilegal, bagaimana cara mengidentifikasinya, dan kiat-kiat apa yang dilakukan untuk mencegah peredaran rokok ilegal itu tadi.
Acara dikemas dengan sangat menarik untuk menambah antusias para peserta CGTS. Tak hanya itu, pada kegiatan CGTS kali ini, peserta akan mendapat e-Certificate yang akan dikirim melalui alamat email masing-masing peserta, juga ada lomba pembuatan video re-telling materi CGTS dan nantinya akan ditentukan juara 1, 2, 3 dan juara favorit. Rangkaian acara ini bertepatan juga dengan ulang tahun Bea Cukai ke-74 yang jatuh pada tanggal 1 Oktober nanti. Diharapkan, acara-acara seperti ini juga makin banyak digelar dan dapat mengedukai masyarakat, dengan cara yang lebih kekinian.