Diskusi Singkat Pengusaha dalam Kawasan Industri Hasil Tembakau

784

KUDUS (29/7) – Bea Cukai Kudus mengundang pengusaha rokok yang berada di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kabupaten Kudus yang dulunya bernama Lingkungan Industri Kecil (LIK) Kabupaten Kudus, dalam acara diskusi ringan tentang Tata Laksana KIHT. Turut hadir pula Adi Sumarno selaku Kepala Bidang Perindustrian Dinas Tenaga Kerja, Perindusrian, Koperasi dan UKM. Beliau juga menjabat sebagai penanggung jawab Koperasi Jasa Sigaret Langgeng Sejahtera, koperasi yang menaungi para pengusaha rokok di KIHT Kabupaten Kudus.

Diskusi kali ini menitikberatkan pada permasalahan pengadaan mesin SKM di KIHT dan tata laksana produksi hasil tembakau di KIHT. Adi menjelaskan bahwa jajarannya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk pengadaan mesin SKM. Diupayakan mesin SKM ini akan siap digunakan pada bulan Agustus mendatang.

“Kami sudah koordinasi dengan instansi dan Kementerian Perindustrian tentang pengadaan mesin SKM. Pada bulan Agustus dipastikan mesin sudah dapat digunakan,” jelas Adi.

Para pengusaha rokok pun sudah diizinkan untuk pengajuan merk untuk SKM untuk produksi periode berikutnya. Hadirin yang hadir juga saling berbagi cerita tentang produksi SKM, karena ada beberapa dari hadirin yang pernah memproduksi SKM sebelumnya sehuingga dapatb memberi gambaran bagi perusahaan yang belum pernah memproduksi SKM.