Pandemi Tak Menyurutkan Semangat Bea Cukai Rintis Kawasan Industri Hasil Tembakau

297

Kudus (18/06) – Bea Cukai Kudus bersama Kantor Wilayah DJBC Jateng dan D.I.Y mengajak pemerintah daerah untuk bersama membangun kawasan industri hasil tembakau (KIHT).

Hal tersebut dikemukakan dalam focus group discussion mengenai Kawasan Industri Hasil Tembakau yang dilaksanakan pada Kamis (14/5) di Aula Bea Cukai Kudus. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kudus, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara, Sekretariat DBHCHT Jepara, Pengelola LIK IHT Kudus, para Pengusaha Rokok di LIK IHT Kudus, serta beberapa perwakilan perusahaan rokok di Kabupaten Jepara.

Kakanwil Bea Cukai Jateng dan DIY selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa KIHT merupakan kawasan tempat pemusatan kegiatan industri hasil tembakau yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana, serta fasilitas penunjang industri hasil tembakau yang disediakan, dikembangkan, dan dikelola, oleh pengusaha KIHT. Selain itu, salah satu tujuan KIHT adalah mengakomodir para pelaku usaha rokok ilegal menjadi legal.

“Selama saya berkarir di Bea Cukai, penindakan sudah dilakukan berulang kali dan jumlahnya terus bertambah. Saya rasa perlu terobosan lain untuk menekan angka peredaran rokok ilegal ini, salah satunya yaitu dengan mengakomodir aktivitas mereka dalam KIHT ini,” jelas Padmoyo Tri Wikanto, Kakanwil Bea Cukai Jateng dan DIY.

Melalui kegiatan ini, diharapkan KIHT dapat segera terbentuk sehingga bisa membantu pengusaha rokok kecil untuk dapat lebih bersaing dan bisa menjadi pionir agar terbentuk KIHT di daerah-daerah lain.

#KIHT
#KawasanIndustriHasilTembakau
#KIHTKudus
#LIKKudus
#beacukaikudus