Belasan Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Kudus

346

Kudus (18/06) – Di tengah pandemi Covid-19, Bea Cukai Kudus tetap melakukan pengawasan dan penindakan terhadap rokok ilegal. Hal ini sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan perlindungan masyarakat (community protector). Di tahun 2020, Gempur Rokok Ilegal semakin ditingkatkan guna terus menekan peredaran rokok ilegal.

Sebagai tindak lanjut, terhadap barang hasil penindakan berupa rokok ilegal dan barang bukti lainnya dilakukan pemusnahan. Pemusnahan tersebut dihadiri oleh Dr. H. Musthofa, SE., MM selaku perwakilan Anggota Komisi XI DPR RI, Padmoyo Tri Wikanto selaku Kakanwil DJBC Jateng dan D.I.Y., serta seluruh perwakilan pihak terkait terselenggaranya pemusnahan kali ini. Seperti pada hari ini, Kamis (18/06), Bea Cukai Kudus melakukan pemusnahan Barang Hasil Penindakan (BHP) yang telah ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN). Jenis barang yang dimusnahkan antara lain alat pemanas 157 buah, alat giling 5 buah, pita cukai yang diduga palsu 30.232 keping, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 11.914.534 batang, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebanyak 1.600 batang. Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan periode September 2019 s.d. Maret 2020 dengan jumlah Surat Bukti Penindakan (SBP) sebanyak 73 SBP. Barang-barang tersebut telah menjadi BMN sesuai Keputusan Penetapan BMN dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan telah mendapatkan persetujuan untuk dilakukan pemusnahan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak terkait, atas sinerginya selama ini, sehingga dapat menekan angka peredaran rokok ilegal khususnya di wilayah eks.karesidenan Pati, yang mana pada tahun 2020 ini ditargetkan dapat turun di angka 1%.” , jelas Musthofa dalam sambutannya.

Total BMN yang dimusnahkan pada hari ini seberat ±19 ton dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 7.325.315.120,- dan potensi kerugian negara Rp.5.010.009.253,- yang dihitung berdasarkan nilai cukai, PPN Hasil Tembakau, dan Pajak Rokok yang seharusnya dibayar. Pemusnahan dilakukan dengan membakar sebagian rokok ilegal di halaman Kantor Bea Cukai Kudus dan selanjutnya seluruh barang dimusnahkan dengan cara ditimbun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Pati.

Rokok yang dimusnahkan sebagian besar merupakan rokok tanpa pita cukai siap edar dan sisanya merupakan rokok yang dilekati pita cukai yang diduga palsu. Tentunya hal ini melanggar ketentuan perundangan, yaitu Pasal 54 dan 55 Undang Undang nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 11 Tahun 1995, tentang Cukai. Ketentuannya, rokok sebagai barang kena cukai harus dilekati pita cukai sebagai bukti telah dipenuhinya pungutan negara berupa cukai. Oleh karena itu, Bea Cukai Kudus akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap rokok ilegal serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa legal itu mudah.

#gempurrokokilegal
#rokokilegal
#beacukaikudus
#beacukaimakinbaik