Sosialisasi Daring Kawasan Industri Hasil Tembakau

676

KUDUS (08/05) – Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap risiko COVID-19, Bea Cukai Kudus mengadakan sosialisasi tentang Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) secara daring kepada beberapa perusahaan rokok yang berada di Lingkungan Industri Kecil industri Hasil Tembakau (LIK IHT) Kudus dan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kudus selaku pengelola LIK IHT. Sosialisasi dilaksanakan menggunakan aplikasi video conference Zoom pada Jumat (08/05) pagi ini.

Sosialisasi dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo. Gatot berharap LIK IHT Kudus dapat segera menjadi Kawasan Industri Hasil Tembakau. “Semoga KIHT di Kudus segera terbentuk sehingga dapat menjadi percontohan untuk pembentukan KIHT di wilayah lain di seluruh Indonesia,” ujar Gatot.

Pemaparan materi disampaikan oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Dwi Prasetyo Rini, dan Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I, Sutopo Ari Subagyo. Rini menyampaikan berbagai kemudahan di kawasan IHT, konsep Kawasan IHT, layout Kawasan IHT, serta proses produksi yang dapat dilaksanakan secara bersama sesuai dengan PMK Nomor 21/PMK.04/2020 tentang Kawasan Industri Hasil Tembakau.

Meski dilaksanakan secara daring, sosialisasi tetap berjalan interaktif. Para peserta dapat menyampaikan pertanyaan usai pemaparan materi sehingga diskusi dapat berlangsung secara optimal.

KIHT merupakan program yang tengah digadang oleh Bea Cukai sebagai pembentukan basis produksi rokok Industri Kecil Menengah (IKM). Dengan terbentuknya KIHT ini, diharapkan dapat mengurangi peredaran rokok ilegal sekaligus menumbuhkan industri-industi pendukung yang berkaitan dengan produksi rokok.

#beacukaikudus #sosialisasidaring #kawasanindustrihasiltembakau #likkudus #gempurrokokilegal