Bea Cukai Kudus Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal ditengah Pandemi Corona

1345

Kudus (17/04) – Pandemi global COVID-19 yang belum reda tidak menyurutkan semangat Bea Cukai Kudus untuk tetap mengoptimalkan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal. Di wilayah pengawasan Bea Cukai Kudus, petugas masih menemukan pelanggaran dibidang cukai, berupa produksi rokok tanpa menggunakan pita cukai dan rokok yang dilekati pita cukai palsu. Seperti pada Rabu (15/04), petugas berhasil mengamankan sebuah truk yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo, mengungkapkan bahwa penindakan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman rokok ilegal dari wilayah Kabupaten Jepara menggunakan truk. ”Petugas mengembangkan informasi ini dengan melakukan operasi tertutup di lokasi yang dimungkinkan di lewati truk sesuai yang diinformasikan. Sampai akhirnya pada pukul 21.00 WIB, didapati truk tersebuti dan kemudian truk berhasil dihentikan”, papar Gatot. Dari hasil pemeriksaan truk berisi furniture dan rokok ilegal. ”Ini untuk mengelabui petugas, pengiriman rokok ilegal disamarkan dengan muatan furniture.,” tambah Gatot.

Lebih lanjut dalam pemeriksaan ditemukan rokok ilegal dengan merek yang beragam. Petugas berhasil mendapati rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai merk “S3 dan C@ffee Stik “ dan rokok jenis sigaret kretek tangan (SKT) merk “PASOPATI” yang dilekati pita cukai palsu. Truk beserta sopir berinisial NA (24 th) dan kenek berinisial S (31 th) diamankan ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari penindakan ini , barang bukti yang berhasil diamankan berupa rokok SKM siap edar tanpa pita cukai sebanyak 392.000 batang dan rokok SKT dilekati pita cukai palsu sebanyak 115.200 batang. Sehingga dari total barang yang ditegah, diperkirakan nilai barang sebesar Rp451.680.000,- dan potensi kerugian negara berupa cukai dan pajak yang tidak dibayar sebesar Rp251.238.080,-.

Hingga saat ini di tahun 2020, Bea Cukai Kudus telah berhasil melakukan penindakan terhadap rokok ilegal sebanyak 39 kali dan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 3.080.839.024,-.

Ditengah pandemi ini, hendaknya masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk tetap di rumah dan tidak memanfaatkan situasi dengan melakukan tindakan yang melawan hukum seperti pengiriman rokok ilegal. Secara tegas Bea Cukai Kudus tidak memberikan toleransi terhadap pihak-pihak yang melanggar hukum dibidang kepabeanan dan cukai.