Pelaksanaan Asistensi dan Survei WBK menuju WBBM

371

Kudus(13/02)- Kamis 13 Februari 2020, Bea Cukai Kudus melaksanakan asistensi dan survei Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Acara yang diselenggarakan di aula Bea Cukai Kudus dihadiri oleh 83 pengguna jasa yang terdiri dari 70 pengguna jasa dari Perusahaan Hasil Tembakau dan 13 pengguna jasa dari Pengusaha Kawasan Berikat. KPPBC TMC Kudus telah memperoleh predikat WBK pada tahun 2014. Terkait acara pelaksanaan asistensi dan survei WBK menuju WBBM ini, Gatot Sugeng Wibowo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Kudus mengimbau partisipasi aktif dari pengguna jasa melaui pengisian survei sehingga memperoleh hasil yang akurat demi membangun integritas Bea Cukai Kudus menjadi lebih baik.

Survei WBK menuju WBBM terdiri dari 2 komponen yaitu ‘pengungkit’ dengan nilai maksimal 60% dan ‘hasil’ dengan nilai maksimal 40%. Survei ini berlaku secara umum oleh semua instansi, tak terkecuali bagi KPPBC TMC Kudus yang ingin memperoleh predikat WBBM.

Pelaksanaan Asistensi dan Survei dipandu secara langsung oleh Florentina Yunita Sri Buana, selaku Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Kantor Wilayah Jateng dan D.I. Yogyakarta. Seluruh pengguna jasa yang hadir terlibat aktif dalam pengisian survei. Secara garis besar pengguna jasa ditanya terkait kualitas SDM dan sarana prasarana kantor Bea Cukai Kudus. Survei ini adalah salah satu kriteria yang dipersyaratkan untuk memperoleh predikat WBBM. Survei ini baru menginjak tahap ke-5 dari 18 tahapan kegiatan yang harus dipenuhi.

Setelah pelaksanaan survey ini, Bea Cukai Kudus diharapkan mendapatkan hasil yang optimal sehingga bisa segera melanjutkan ke tahap berikutnya agar nantinya memperoleh predikat WBBM.