600ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan dari 5 Bangunan

304

Kudus, 22-01-2020 – Berbekal informasi dari masyarakat, Bea Cukai Kudus kembali menindak rokok ilegal pada Selasa (21/01) di Kabupaten Jepara. Tak seperti dua penindakan sebelumnya, pada penindakan ini petugas berhasil menyita dua jenis rokok ilegal yaitu jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT). Rokok ilegal tersebut disita petugas dari lima bangunan yang berada di Desa Robayan, Kec. Kalinyamatan; Desa Bakalan, Kec. Kalinyamatan dan Desa Mayong Kec. Mayong.

“Pada lima bangunan tersebut, petugas telah menyita 603.200 batang rokok ilegal jenis SKM dan 4.800 batang rokok ilegal jenis SKT. Total rokok ilegal tersebut diperkirakan bernilai sebesar Rp617.024.000,00 dan berpotensi merugikan negara sebesar Rp358.579.452,00,” ujar Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus.

Rokok-rokok tersebut ditemukan petugas dalam kondisi masih berupa rokok batangan (belum dikemas) serta kondisi yang sudah dikemas dan siap edar tanpa dilekati pita cukai. Selain itu, petugas juga berhasil menyita 30 buah alat pemanas yang diduga digunakan dalam proses nyontong (mengemas) rokok ilegal tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, bangunan-bangunan tersebut hanya digunakan sebagai tempat nyontong, sementara rokok-rokok tersebut dikirim dari luar daerah oleh kurir-kurir yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan lakukan pendalaman informasi terkait pemilik bangunan dan pemilik rokok ilegal tersebut. Sementara untuk seluruh barang bukti kami amankan di Kantor Bea Cukai Kudus,” pungkas Gatot.

Rokok ilegal tidak pernah teruji bahan kandungannya, sehingga sangat membahayakan kesehatan masyarakat yang mengonsumsinya. Peredaran rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai juga dapat menghambat penerimaan negara. Melalui langkah tegas seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak yang timbul akibat peredaran rokok ilegal.