Akhir Tahun, Pedagang Rokok Peroleh Edukasi dari Bea Cukai Kudus

489

Kudus (31/12) – Di penghujung tahun 2019, Bea Cukai Kudus melakukan sosialisasi mengenai ketentuan di bidang cukai. Sosialisasi ini dilakukan selama tiga hari dengan mendatangi setiap toko yang menjual rokok di Pasar Puri, Pati (23/12), Pasar Rakyat Lasem, Rembang (27/12), dan Pasar Kalinyamatan, Jepara (31/12). Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui tentang pelanggaran di bidang cukai, sehingga dapat berperan dalam memerangi peredaran rokok ilegal.

Tim Bea Cukai Kudus memberikan edukasi terkait rokok ilegal kepada beberapa pedagang. Diantaranya ialah aturan hukum yang berlaku tentang cukai, risiko yang ditimbulkan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsekuensi dan hukuman yang berlaku terkait pembelian, penjualan dan kepemilikan rokok ilegal.

Selain itu, Tim juga menjelaskan kepada pedagang tentang bagaimana cara mengidentifikasi rokok ilegal. Tim menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengenali rokok ilegal, antara lain ada tidaknya pita cukai, asli atau tidaknya pita cukai, kesesuaian kode personalisasi, kesesuaian peruntukan serta apakah pita cukai yang digunakan merupakan pita cukai baru atau bekas pakai.

Setelah diberikan penjelasan oleh Tim, para pedagang kini memahami dan dapat mengenali rokok ilegal sehingga akan menolak jika ada yang menawarkan. “Kalau ada yang menawarkan rokok ilegal untuk dijual di sini, saya ga mau menerima.”, ungkap Erna, pedagangan di Pasar Lasem.

Sebagai bentuk kampanye untuk menekan peredaran rokok ilegal, tim memberikan leaflet ciri-ciri rokok ilegal, kalender “Gempur Rokok Ilegal” 2020 dan menempelkan stiker “Gempur Rokok Ilegal” di setiap toko. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat terutama yang berkaitan langsung dengan peredaran barang kena cukai berupa hasil tembakau dapat memahami tentang ketentuan dan pelanggaran di bidang cukai.