Selamatkan Penerimaan Negara, Bea Cukai Kudus Amankan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

497

Kudus (15/11) – Buah sinergi bersama masyarakat, Bea Cukai Kudus kembali berhasil amankan rokok ilegal dari dua bangunan di wilayah Jepara pada Kamis (14/11).

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Iman Prayitno, memberikan keterangan terkait penindakan tersebut. “Petugas kami telah melakukan dua penindakan rokok ilegal dalam satu hari. Dari kedua penindakan tersebut petugas berhasil mengamankan 370.600 batang rokok ilegal,” ungkap Iman.

Kronologinya, pada pukul 12.30 WIB tim melakukan pemeriksaan pada sebuah bangunan di Desa Kalipucang Wetan, Welahan, Jepara. Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan rokok ilegal jenis SKM siap edar yang dilekati pita cukai yang diduga palsu dan 6 buah alat pemanas yang diduga digunakan dalam proses produksi rokok ilegal tersebut. Selain itu tim juga menemukan 749 keping pita cukai Sigaret Kretek Tangan (SKT) Seri I tahun 2019 yang diduga palsu dengan Harga Jual Eceran Rp 5.600,00, isi 12 batang, dan tarif Rp 100/batang.

Kemudian penindakan berlanjut ke Desa Sidigede, Welahan, Jepara. Setelah dilakukan pemeriksaan pada bangunan tersebut, tim menemukan 80.600 batang rokok ilegal yang terdiri dari 41.400 batangan rokok jenis SKM reguler dan 39.200 batang rokok jenis SKM siap edar tanpa dilekati pita cukai.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Total nilai barang hasil penindakan tersebut ditaksir mencapai Rp. 265.128.800,00 dengan total potensi kerugian negara mencapai Rp. 178.263.132,00. Penindakan ini dapat menunjukkan komitmen nyata Bea Cukai Kudus dalam mengurangi peredaran rokok ilegal di masyarakat khususnya di eks-Karesidenan Pati.

“128 penindakan terhadap rokok ilegal telah kami lakukan hingaa saat ini dan berhasil menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar Rp 8.994.374.305,00, kami harap tindakan tegas kami dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan kerugian yang ditimbulkan dari beredarnya rokok ilegal.” pungkas Iman.