Bea Cukai Kudus Hentikan “Djaran Goyang” Beredar

903

Kudus (02/12) – Bea Cukai Kudus kembali berhasil menggagalkan upaya pengiriman rokok ilegal pada Senin (02/12) pagi.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Iman Prayitno, menjelaskan bahwa penegahan diawali dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa akan dilakukan pengiriman rokok illegal dari daerah Jepara menggunakan kendaraan minibus. Atas informasi tersebut, petugas Bea Cukai Kudus melakukan operasi tertutup di sekitar Jalan Raya Kudus – Jepara – Semarang. Pada pukul 03.48 WIB, petugas mendapati sarana pengangkut sebagaimana yang diinformasikan sedang melaju di Jalan Raya Kudus – Semarang.

Selang beberapa saat, petugas berhasil menghentikan sarana pengangkut tersebut dan dilanjutkan dengan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 128.000 batang rokok siap edar tanpa dilekati pita cukai yang sudah tersusun rapi menjadi beberapa bale di jok tengah dan belakang.” jelas Iman.

Iman menambahkan bahwa penindakan tersebut guna memastikan pasar dalam negeri diisi oleh produk legal dan resmi dari para pelaku usaha yang patuh terhadap ketentuan dibidang cukai.

Dari penindakan tersebut telah diperhitungkan bahwa total nilai rokok ilegal tersebut sebesar 91.520.000,00 dan potensi kerugian negara yang dapat ditimbulkan yaitu sebesar Rp 60.424.320,00.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, seluruh barang bukti berupa rokok ilegal, 1 unit minibus, 2 unit telepon genggam, dan pelaku berinisial NK (41 th) dan MU (33 th) dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus.

“Saya selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat bahwa untuk menjadi legal itu mudah, sehingga saya harap praktik-praktik untuk menghindari kewajiban membayar pungutan negara dapat dihentikan dari sekarang.” pungkasnya.