Gencar Lakukan Penindakan, Bea Cukai Kudus Amankan Rokok Ilegal dari Empat Bangunan

766

Kudus (07/11) – Bea Cukai Kudus secara berkelanjutan melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Setelah dua hari lalu berhasil mengamankan rokok ilegal dari sebuah minibus, pada Rabu, 06 November 2019 Bea Cukai Kudus berhasil mengamankan 694.600 batang rokok ilegal dari penindakan terhadap empat bangunan di Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara dan Desa Telukwetan, Kecamatan Welahan, Jepara. Rokok ilegal berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) senilai Rp 496.639.000 ini ditemukan petugas dalam bentuk rokok batangan dan rokok siap edar yang tidak dilekati dengan pita cukai.

Pita cukai merupakan tanda bahwa suatu Barang Kena Cukai (BKC) telah dilunasi pungutan negaranya. Rokok yang tergolong dalam Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) harus dilunasi cukai, PPn HT, dan pajak rokoknya terlebih dahulu sebelum beredar di masyarakat dengan cara dilekati pita cukai.

“Rokok ilegal yang kami amankan ini dapat menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 327.896.349,00. Sementara hingga saat ini, Bea Cukai Kudus telah menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar Rp 13.170.132.905,00 akibat rokok ilegal. Untuk itu, kami tidak akan berhenti untuk terus melakukan penindakan terhadap rokok ilegal agar negara tidak dirugikan dan dapat tercipta persaingan industri rokok yang sehat.” ujar Iman Prayitno, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus.

Rokok ilegal tidak hanya merugikan pemerintah pusat namun juga merugikan pemerintah daerah karena kehilangan Pajak Rokok yang seharusnya dibayar dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang kelak akan diterima oleh pemerintah daerah tersebut.

“Kami juga menekankan kepada para pelaku usaha BKC yang berniat menghindari kewajiban melunasi pungutan negara bahwa legal itu mudah, sehingga kami ingin agar praktik ilegal tersebut dapat dihentikan mulai saat ini.” pungkas Iman.