Internalisasi Bea Cukai Kudus Menuju WBBM

563

Kudus (31/10) – Bea Cukai Kudus yang telah berpredikat sebagai kantor Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2014, kini sedang dalam pencanangan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Berkenaan dengan hal tersebut, pada hari Kamis (31/10), Bea Cukai Kudus mengadakan internalisasi kepada seluruh pegawai di Aula Bea Cukai Kudus.

Anang Yuli Purwoko selaku Kepala Subseksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan memberikan pemaparan mengenai Pembangunan WBBM. Pencanangan menuju WBBM ini merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan kualitas pelayanan birokrasi yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mewujudkannya, Anang menjelaskan bahwa terdapat 6 faktor pengungkit dalam penilaiannya. Mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Komponen ini sama dengan saat penilaian WBK 5 tahun lalu, tugas kita saat ini yaitu meningkatkan dan memperbaiki kualitas pada 6 faktor penilaian tersebut.”, ungkap Anang.

Strategi keberhasilan dalam membangun WBBM ini salah satunya ialah adanya komitmen dari seluruh pegawai di unit tersebut, dalam hal ini ialah pegawai Bea Cukai Kudus. “Komitmen ini menjadi hal yang utama. Dengan demikian, dibutuhkan keterlibatan seluruh pejabat struktural dan pelaksana dalam pelaksanaan reformasi birokrasi serta menularkan semangat dan visi yang sama.”, jelas Anang.

Penerapan pembangunan WBK menuju WBBM ini diharapkan dapat membuat pelayanan birokrasi yang bersih dan pelayanan kepada pengguna jasa yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarkat terhadap prinsip tata kelola pemerintah khususnya Bea Cukai Kudus.