Dukung Ekspor, Bea Cukai Kudus Selenggarakan FGD KITE IKM

395

Kudus (29/10) – Seiring dengan misi Bea Cukai yaitu memfasilitasi perdagangan dan industri, Bea Cukai Kudus terus kenalkan fasilitas KITE-IKM kepada para pelaku industri di eks-Karesidenan Pati. Pada hari Selasa (29/10), Bea Cukai Kudus adakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema Pemanfaatan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil Menengah (KITE-IKM) di Aula Bea Cukai Kudus.

Pada FGD kali ini, Bea Cukai Kudus mengundang pengusaha/eksportir yang mempunyai potensi untuk diberikan fasilitas KITE IKM di wilayah eks-Karesidenan Pati serta dinas terkait, seperti Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Kudus, Dinas Perindutrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pati, Dinas Perindustrian dan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Rembang, Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Blora, dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora.

Penyelenggaraan acara ini bertujuan untuk menyosialisasikan tata laksana ekspor dan manfaat fasilitas KITE IKM, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan niat para pengusaha/eksportir untuk mendaftarkan perusahaannya menjadi penerima fasilitas KITE IKM.
“Selama ini perusahaan kami menggunakan impor biasa dan sekarang saya sangat tertarik dengan adanya fasilitas KITE IKM karena memiliki banyak manfaat, antara lain bea masuk dan PPN dibebaskan sehingga dapat menekan biaya produksi.”, tutur Nafi, karyawan CV. Rajawali Perkasa Furniture.

Pada acara ini juga dilaksanakan penandatanganan piagam deklarasi yang menyatakan komitmen bersama antara Bea Cukai dengan instansi terkait untuk berpartisipasi aktif mendukung ekspor di wilayah eks-Karesidenan Pati. Melalui penandatanganan piagam tersebut diharapkan dapat terjalin kerja sama yang lebih kuat antara Bea Cukai dan instansi terkait dalam mendukung potensi-potensi ekspor di wilayah eks-Karesidenan Pati.