Bea Cukai Kudus Edukasi Masyarakat Melalui Kegiatan Pemantauan Harga Transaksi Pasar

436

Kudus (12/09) – Dalam kurun waktu seminggu, Bea Cukai Kudus telah melaksanakan kegiatan Pemantauan Harga Transaksi Pasar (HTP) di enam kecamatan, yaitu Kudus – Kec. Kota, Pati – Kec. Trangkil, serta Rembang (Kec. Sale , Kec. Kragan, Kec. Sarang, Kec. Pamotan). Dimulai pada hari Senin tanggal 09 September 2019, berakhir hari Jumat tanggal 13 September 2019. Pemantauan HTP dilaksanakan sesuai Surat Edaran Dirjen Bea Cukai nomor SE-18/BC/2017 tanggal 27 Desember 2017.

Pemantauan HTP dilakukan oleh tim gabungan antara unit Pelayanan Kepabeanan dan Cukai (PKC), Penyuluhan Layanan dan Layanan Informasi (PLI), serta Intelijen dan Penindakan (Inteledak). Kegiatan ini dilakukan guna mengetahui harga transaksi rokok yang beredar di masyarakat. Pemantauan HTP dilakukan dengan cara mendata harga rokok yang ada pada display/etalase produk rokok yang dijual pada toko yang dilakukan pemantauan. Selain pemantauan HTP, tim juga mengedukasi penjual tentang ciri-ciri rokok ilegal beserta sanksi hukumnya. “Jangan sampai menjual rokok ilegal, karena hukumannya berat”., tegas Alif pegawai Bea Cukai Kudus. Para penjual rata-rata sudah memahami bahwasannya rokok ilegal adalah rokok yang tanpa bandrol (pita cukai). Kegiatan ini juga sebagai langkah preventif untuk mengurangi peredaran rokok illegal.

Kegiatan HTP ini penting dilakukan. Bea Cukai bisa memantau harga rokok apakah sudah sesuai dengan harga jual eceran. Data yang diperoleh akan dilaporkan ke kantor pusat, bisa menjadi dasar untuk mengambil kebijakan terkait harga jual eceran. Dari edukasi yang dilakukan, diharapkan para penjual rokok memahami perbedaan antara rokok legal dan rokok ilegal. Lebih jauh mereka tidak akan menjual rokok ilegal.