Dukung Kawasan Berikat Mandiri, Bea Cukai Kudus adakan FGD

1142

Kudus (29/08) – Bertempat di Aula KPPBC TMC Kudus, Bea Cukai Kudus mengundang pengusaha Kawasan Berikat di wilayah kerja Bea Cukai Kudus untuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Kawasan Berikat Mandiri.

Acara yang dihadiri 15 perusahaan sejak pukul 09.00 WIB pagi ini dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Iman Prayitno didampingi Hari Tjahjo selaku Kepala Seksi PKC I dan Sutopo Kepala Seksi PKC II Bea Cukai Kudus.

“Setelah ada fasilitas Kawasan Berikat Mandiri ini, saya harap Kawasan Berikat di Kudus bisa menjadi Kawasan Berikat Mandiri semua.” Ucap Iman dalam membuka acara FGD.

Fasilitas Kawasan Berikat Mandiri merupakan terobosan baru yang diluncurkan oleh Bea Cukai guna memudahkan proses bisnis kawasan berikat menjadi lebih berkembang.

Dalam pemaparan materi, Hari Tjahjo menyampaikan bahwa dengan adanya fasilitas ini diharapkan banyak kawasan berikat yang berlomba-lomba untuk mendapatkan fasilitas kawasan berikat mandiri, karena fasilitas ini dapat mengefektifkan proses bisnis perusahaan, sehingga perusahaan pun dapat mudah berkembang.”

Dalam sesi tanya jawab Adit perwakilan PT. Parkland World Indonesia menyampaikan
berminat untuk menjadi kawasan berikat mandiri, dan sedang melakukan perbaikan.
Lebih lanjut juga disampaikan permohonan agar tetap mendapatkan bimbingan sehingga bisa mendapatkan fasilitas kawasan berikat mandiri.

Adapun Kawasan Berikat yang dapat ditetapkan sebagai Kawasan Berikat Mandiri adalah Kawasan Berikat yang memiliki kategori Layanan Hijau dan memenuhi salah satu kriteria diantaranya, merupakan perusahaan Authorized Economic Operator (AEO); atau berdasarkan pertimbangan Kepala Kantor, Perusahaan tersebut telah memenuhi ketentuan dalam penerapan IT Inventory dan pendayagunaan CCTV, volume dokumen pemasukan dan pengeluaran barang yang tinggi, memerlukan layanan kepabeanan dan cukai 24/7, dan merupakan wajib pajak yang patuh.

Dengan adanya Focus Group Discussion ini, diharapkan dapat lebih memacu Kawasan Berikat di wilayah kerja Bea Cukai Kudus untuk berlomba-lomba menjadi Kawasan Berikat Mandiri.