Bea Cukai Kudus Sosialisasikan Legal Itu Mudah

601

Kudus (07/08) – Rabu, 07 Agustus 2019, Bea Cukai Kudus diundang oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara sebagai narasumber mengenai Manajemen Industri Rokok. Bertempat di Balai Desa Robayan Kecamatan Kalinyamatan Jepara, Bea Cukai Kudus menghadirkan dua narasumber, yaitu Dwi Prasetyo Rini selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi dan Agus Waryono selaku Kasubsi Hanggar Pabean dan Cukai. Sosialisasi dihadiri oleh para pelaku usaha rokok di daerah Robayan Jepara.

Sosialisasi dibuka oleh Rini dengan memaparkan materi mengenai kewajiban yang harus dipenuhi untuk membuka perusahaan rokok. “Perusahaan rokok berkewajiban untuk melakukan pelaporan secara rutin hasil produksi menggunakan dokumen CK-4 kepada Kantor Bea Cukai serta melakukan pencatatan dan pembukuan terhadap persediaan produksi hasil tembakau (CSCK-1), persediaan hasil tembakau yang dikembalikan dari peredaran dan produk rusak yang telah dilekati pita cukai (CSCK-2), persediaan pita cukai (CSCK-3), serta persediaan barang kena cukai yang selesai dibuat (CSCK-9).” , papar Rini. “Namun tidak perlu khawatir, karena sekarang pengurusan ijin di Bea Cukai sudah sangat dipermudah.”, lanjutnya.

Pada Sesi selanjutnya, pemaparan materi mengenai Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) oleh Agus. “Seperti yang telah disampaikan Bu Rini, sekarang pengurusan ijin sudah sangat dipermudah, termasuk pengurusan NPPBKC. Sekarang pengurusan NPPBKC dapat melalui online single submission atau OSS, sehingga pengusaha BKC akan sangat dimudahkan karena pelayanannya cepat dan didukung oleh sistem yang terintegrasi.”, jelas Agus.

Kedua narasumber dari Bea Cukai Kudus juga menyelipkan pemaparan materi mengenai pengetahuan kepada para pelaku usaha rokok di daerah Robayan Jepara tentang peredaran rokok ilegal yang marak terjadi di daerah Robayan kali ini tempat Bea Cukai Kudus memberikan sosialisasi. Dikesempatan ini juga kedua narasumber Bea Cukai Kudus mengajak para pelaku usaha rokok untuk dapat ikut berperan aktif dalam hal memerangi peredaran rokok ilegal khususnya di daerah Robayan Jepara.

Dalam sosialisasi kali ini peran aktif para pelaku usaha rokok yang hadir juga sangat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Bahkan dari pihak Disperindag sendiri sebagai pihak pengundang juga menanyakan bagaimana memaksimalkan peran Disperindag guna membimbing pengusaha BKC agar dapat lebih berkembang yang disampaikan langsung oleh Abas selaku Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Jepara.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan selain dapat lebih menambah wawasan para pelaku usaha rokok di Kabupaten Jepara dalam hal pengurusan perijinan untuk menjadi perusahaan rokok yang legal itu mudah, diharapkan juga sosialisasi kali ini secara tidak langsung dapat mengurangi peredaran rokok ilegal yang marak di daerah Robayan Jepara.