Kurban dan Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijah

459

Kudus (31/07) – Bimbingan mental pegawai beragama muslim rutin diadakan seminggu sekali oleh. Pada hari Rabu (31/07), bertempat di Masjid Ghoiru Jami Al-Fattah, Ustadz Nailul Huda memberikan kajian tentang keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah dan berkurban. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pegawai, CS, dan adik-adik PKL.

Dari hadist Rasullulah SAW, “Tidak ada hari dimana amal sholeh yang dikerjakan di hari tersebut lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah.”
Ustadz Nailul Huda menjelaskan, “Termasuk jihad itu kalah dibanding amal sholeh yang dikerjakan di sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah. Kecuali orang yang mati syahid setelah mengorbankan semua hartanya.”

Adapun amalan-amalan yang dicontohkan Rasullulah untuk mengisi 10 hari pertama di bulan Dzulhijah, antara lain:
1. Perbanyaklah dzikir, takbir, tahlil, dan tahmir.
2. Berpuasa, yaitu melakukan puasa dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 Dzulhijah.
3. Ibadah kurban. Ibadah kurban ini sendiri menjadi amalan yang paling dicintai Allah.
Sesuai dengan firman Allah SWT, “Tidak ada amalan yang dikerjakan anak adam pada tanggal 10 dzulhijah yang lebih dicintai daripada mengalirkan darah.” Mengalirkan darah disini adalah mengalirkan darah hewan yang dikurbankan.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa yang punya kelonggaran dan tidak mau berkurban jangan pernah dekat-dekat masjid ku.”
Adapun yang termasuk kategori wajib kurban, yaitu:
1. Orang yang punya harta sampai 1 nisab atau setara dengan 60 juta.
2. Orang yang mempunyai harta untuk membeli seekor kambing setelah kebutuhan sebelumnya terpenuhi.
3. Orang yang ketika hari raya Iduladha, kebutuhannya sudah terpenuhi dan dia masih memiliki harta untuk membeli seekor kambing.

Selain itu, kita juga harus memperhatikan kriteria hewan yang boleh untuk dikurbankan dan tidak boleh untuk dikurbankan. Adapun 4 kriteria hewan yang tidak boleh dikurbankan, yaitu:
1. Hewan yang matanya sakit.
2. Hewan yang kakinya pincang.
3. Hewan yang memililki penyakit.
4. Hewan yang terlalu kurus.

Melalui kegiatan bintal ini diharapkan para pegawai Bea Cukai Kudus dapat memaknai sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah dengan menjalankan amalan-amalan yang telah dicontohkan oleh Rasullah serta memahami lebih jauh tentang kurban pada tanggal 10 Dzulhijah.