Tekan Peredaran Rokok Ilegal Menuju 3%, Bea Cukai Kudus Menindak Tanpa Kompromi

362

Kudus (31/07) – Mewujudkan komitmen untuk menekan peredaran rokok ilegal menuju target 3% di tahun 2019, Bea Cukai Kudus lakukan penindakan terhadap Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC-HT) ilegal. Dengan memeriksa dua bangunan di daerah Jepara, Bea Cukai Kudus berhasil mengamankan 180.450 batang rokok ilegal dan 445 kg Tembakau Iris (TIS) tanpa dilengkapi dokumen cukai.

“Pada tanggal 30 Juli 2019, kami telah melakukan penindakan terhadap dua bangunan di Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan dan Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara.”, ungkap Iman Prayitno, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus.

Sebelumnya, tim Bea Cukai Kudus mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat suatu bangunan yang digunakan sebagai tempat penimbunan atau pengemasan rokok ilegal. Setelah dilakukan pemeriksaan pada bangunan pertama di Desa Robayan, ditemukan rokok ilegal dalam bentuk batangan jenis SKM sebanyak 180.450 batang, 28kg etiket, dan 4 buah alat pemanas.

Selepas itu, tim melanjutkan pemeriksaan pada bangunan kedua di Desa Teluk Wetan yang berjarak tidak jauh dari lokasi bangunan pertama.
“Di bangunan kedua, kami menemukan 13 karung TIS tanpa dilengkapi dokumen cukai dengan berat total 445kg, 159kg filter, dan 152kg etiket.”, jelas Iman.

Dari dua penindakan tersebut, Bea Cukai Kudus berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp91.861.354,00. Seluruh barang hasil penindakan dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp153.496.750,00, diamankan di Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.