Bea Cukai Kudus Edukasi Masyarakat tentang Ekspor Impor

508

Kudus (29/07) – Dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang perdagangan luar negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pati menggandeng Bea Cukai Kudus dalam acara Pelatihan Teknis Manajemen Ekspor dan Impor. Acara diselenggarakan di Aula Hotel Graha Dewata, Juwana, Pati dihadiri oleh para pelaku usaha industri dan perdagangan di Kabupaten Pati.

Bertemakan “Peran dan Fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam Perdagangan Luar Negeri”, Bea Cukai Kudus hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dwi Prasetyo Rini selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi menjelaskan kepada para peserta sosialisasi mengenai Peran dan Fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam kaitannya terhadap perdagangan luar negeri.

“Banyak fasilitas dari Bea Cukai yang bisa dimanfaatkan, salah satunya adalah KITE-IKM, ini merupakan fasilitas yang diberikan bagi industri kecil menengah agar dapat bersaing dalam kancah perdagangan internasional. Fasilitas ini membebaskan Bea Masuk dan PPN atas barang yang diimpor sebagai bahan baku industry”, papar Rini.

Materi dilanjutkan oleh Andung Heriawan selaku Plt. Kasubsi Layanan Informasi Bea Cukai Kudus. Andung memaparkan materi mengenai ketentuan ekspor. Mulai dasar hukum, definisi ekspor, alur singkat perjalanan barang impor maupun barang ekspor sampai pelayanan kepabeanan ekspor.

“Bea Cukai mendorong dan memfasilitasi ekspor, pelayanan di bidang ekspor dilakukan 24 jam/ 7 hari dalam seminggu, ada petugas Bea Cukai yang piket di hari sabtu dan minggu untuk melayani ekspor,” jelas Andung.

Setelah pemaparan materi, diberikan kesempatan bagi para peserta untuk menyampaikan pertanyaan. Pada sesi ini, para peserta tampak sangat antusias dalam menanggapi apa yang telah dijelaskan oleh narasumbe. Rita, pelaku usaha industri kecil yang memproduksi sambal dalam kemasan botol berharap dapat mengekspor produknya ke Singapura. Rita menanyakan bagaimana prosedur ekspor sambal apabila nanti dia akan memasarkan produknya ke Singapura.

Pada dasarnya, produk hasil industri dalam negeri saat ini sudah sangat beragam. Akan tetapi pemasaran produk-produk tersebut masih belum optimal karena terbatasnya pengetahuan para pelaku usaha industri dan perdagangan mengenai tata cara ekspor.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pelaku usaha di Kabupaten Pati dapat lebih mengenal peran dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan lebih lanjut mereka dapat mengetahui prosedur ekspor dan impor, yang selanjutnya dapat melakukan ekspor. Dengan ekspor maka dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah perdaganagn Internasional.