Bea Cukai Kudus Bagi – Bagi Tumblr Dalam Acara PPKP

520

Kudus (20/06) Bertempat di aula kantor Bea Cukai Kudus, diadakan kegiatan Program Peningkatan Keterampilan Pegawai (PPKP). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pegawai dan CPNS di lingkungan kantor bea cukai kudus.

Dalam kesempatan kali ini seksi perbedaharaan bertugas sebagai pemapar materi. Dibawakan oleh Akhmad Sutiono selaku kepala subseksi penerimaan dan jaminan, beliau memaparkan materi mengenai Pembayaran dan/atau Penyetoran Penerimaan Negara Secara Elektronik (MPN G-2).

Akhmad mengatakan bahwa MPN G-2 berbeda dengan sistem pendahulunya, yaitu MPN G-1. Menurutnya, MPN G-2 merupakan penyederhanaan dari sistem MPN G-1. Dengan adanya MPN G-2, setiap adanya tagihan, dalam hitungan menit saja sudah keluar billing untuk dibayarkan.

“Kami di seksi perbend sangat bersyukur atas adanya sistem ini (MPN G-2), karena dengan adanya sistem ini kami dapat lebih efisien karena hanya tinggal memonitoring dan melaporkan saja.” Ujar Akhmad.

Selain itu, ada yang tampak berbeda pada acara PPKP kali ini, Bea Cukai Kudus secara nyata turut serta dalam mendukung kebijakan nasional untuk mengurangi permasalahan lingkungan akibat sampah plastik.

Dibalut dalam acara Program Peningkatan Keterampilan Pegawai (PPKP), Bea Cukai Kudus membagikan satu buah tempat minum (Tumblr) kepada masing-masing pegawai yang hadir dalam kegiatan tersebut. Hal ini sesuai dengan himbauan Kepala Sub Bagian Umum dengan nomor ND – 73/WBC.10/KPP.MC.0201/2019 tanggal 17 Juni 2019 tentang Pengurangan Sampah Plastik di Lingkungan KPPBC TMC Kudus.

Mengingat Indonesia menduduki peringkat kedua dalam polutan sampah plastik yang disumbang ke sungai dan laut, sampah plastik tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan dampak negatif lainnya terhadap keberlangsungan makhluk hidup.

Diharapkan setiap pegawai Bea Cukai Kudus untuk tidak lagi menggunakan air minum kemasan plastik sekali pakai di lingkungan kantor dan mengoptimalkan penggunaan botol minum maupun gelas yang tersedia di ruang masing-masing.