Tanggap Bencana Gempa, Bea Cukai Kudus Gelar Simulasi

480

Suara alarm peringatan bencana gempa tiba-tiba berbunyi di Kantor Bea Cukai Kudus. Seketika para pegawai yang tengah beraktivitas di dalam ruangan tiba-tiba lari berhamburan ke luar gedung. Mereka semua berlari menuju ke arah yang sama, yakni ruang terbuka di area kantor. Begitulah gambaran kegiatan simulasi kesiapsiagaan bencana yang dilaksanakan Bea Cukai Kudus, Jumat (26/4).

Persiapan simulasi dimulai dengan diadakannya penunjukkan beberapa pegawai menjadi penanggung jawab untuk memberikan instruksi saat alarm peringatan bencana berbunyi. Setelah itu, disampaikan kepada seluruh pegawai yang sedang bekerja bahwa simulasi bencana gempa akan segera dimulai. Tepat 10 menit setelah pengumuman, kemudian alarm berbunyi menandai peringatan gempa bumi terjadi, seluruh pegawai dianjurkan untuk segera keluar gedung menuju ruang terbuka sambil melindungi kepala menggunakan kedua tangan. Setelah semua pegawai berkumpul di titik kumpul, beberapa pegawai yang ditunjuk menjadi penanggung jawab memberikan laporan kepada kepala kantor.

Simulasi gempa yang diadakan ini bertujuan agar  seluruh pegawai siap menghadapi kondisi saat terjadinya gempa dan bagaimana tindakan yang harus dilakukan. Simulasi ini sangat penting dilakukan mengingat Indonesia merupakan daerah rawan gempa. Simulasi ini juga dilakukan untuk melatih kesiapan dan kesigapan dari setiap pegawai.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Kudus dapat siap siaga menghadapi bencana gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.