Berikan Edukasi tentang Rokok Ilegal, Bea Cukai Kudus Roadshow ke Sembilan Desa

693

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan kepada pemerintah daerah, salah satunya digunakan untuk sosialisasi ketentuan di bidang cukai. Kali ini, Bagian Hukum Setda Kabupaten Kudus menggandeng Bea Cukai Kudus sebagai narasumber. Sosialisasi diadakan di sembilan desa yang tersebar di Kabupaten Kudus pada tanggal 27 Februari s.d. 27 Maret 2019.

Dwi Prasetyo Rini selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi menjadi narasumber di Desa Sidorekso, Prambatan Kidul, dan Ngembal Kulon. Sementara Didit Ghofar selaku Kepala Subseksi Penyuluhan hadir sebagai narasumber di Desa Karangampel, Kirig, dan Lau. Serta Andung Heriawan selaku Plt. Kepala Subseksi Layanan Informasi menjadi narasumber di Desa Setrokalangan, Kedungdowo, dan Prambatan Lor. Dalam sosialisasi tersebut, juga hadir narasumber lain yaitu Polres Kudus, Kejaksaan Kudus, dan Pengadilan Negeri Kudus. Dalam pelaksanaannya, Setda Kabupaten Kudus mengundang perangkat desa, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat.

Setda Bagian Hukum memberikan materi tentang manfaat dan penggunaan DBHCHT. Kemudian Bea Cukai Kudus memaparkan materi tentang Barang Kena Cukai (BKC), Perizinan di Bidang Cukai, dan BKC Ilegal beserta sanksi hukumnya, dengan titik berat pada ciri ciri rokok ilegal. Narasumber dari Kejaksaan, Pengadilan dan Kepolisian memberikan materi tentang penanganan perkara rokok ilegal. Dihimbau masyarakat agar tidak memproduksi, menjual, membeli rokok ilegal karena sanksinya berat.

Sosialisasi ini merupakan sinergi Bea Cukai dengan instansi terkait seperti Pemerintah Daerah, Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan dalam melakukan tindakan preventif untuk memerangi peredaran rokok ilegal. Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat awam bahwasanya rokok ilegal sangat merugikan negara. Selain tidak membayar pungutan negara berupa cukai, PPN HT, dan pajak rokok, kadar nikotin pada rokok ilegal juga tidak teruji sehingga hal ini menimbulkan dampak lain yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebagai penutup sosialisasi, Bea Cukai Kudus menghimbau pada masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam pencegahan peredaran rokok ilegal, dengan cara melaporkan pada Bea Cukai Kudus apabila menemukan/ mendapatkan informasi tentang rokok ilegal. Saluran pengaduan banyak tersedia, bisa datang langsung, melalui telepon, WhatsApp, atau melalui media sosial BC Kudus.