Pemimpin yang Sabar dan Istiqomah

1739

Bea Cukai Kudus kembali mengadakan bimbingan mental bagi pegawai yang beragama muslim pada hari Rabu, 13 Februari 2019 bertempat di Masjid Ghoiru Jami Al-Fattah. Dengan pembicara Ustadz Nailul Huda yang memberikan kajian mengenai surat Al Baqarah ayat 206 yang berisikan tentang pentingnya sebuah pemimpin yang sabar dan selalu istiqomah.

Dalam ayat ini juga menceritakan tentang kaum Bani Israil yang meminta kepada Nabi Daud agar dikirimkan seorang raja atau seorang penguasa atau seorang pemimpin sehingga mereka siap untuk berperang dijalan Allah SWT. Seorang pemimpin memiliki pengaruh yang baik bagi para anggotanya atau masyaraktnya sebab dengan adanya pemimpin kita bisa berjihad di jalan Allah SWT dan bisa melakukan sesuatu ketika tidak bisa dilakukan tanpa adanya seorang pemimpin termasuk dalam menjalankan suatu syariat. Keberadaan seorang pemimpin juga dijelaskan oleh Rasulullah karena dengan hadirnya seorang pemimpin bisa menyampaikan suatu kebaikan serta dapat memberhentikan sebuah kemaksiatan atau keburukan. Ada dua kriteria yang dijelaskan oleh Allah mengenai seorang pemimpin yang layak dijadikan pemimpin yaitu mereka yang memiliki ilmu dan mempunyai kekuatan fisik. Allah mengirimkan seorang pemimpin yang setara dengan kondisi sebuah anggotanya/rakyatnya.

Kesimpulan dari bintal kali ini adalah :

  1. Pentingnya dari sebuah kepemimpinan
  2. Seorang pemimpin yang dipilih oleh Allah merupakan pemimpin yang sesuai dengan kriteria Allah
  3. Pemimpin yang diberi Allah sesuai dengan kondisi rakyatnya.
  4. Senantiasa bersabar dan istiqomah.

Melalui kegiatan bintal ini diharapkan para pegawai Bea Cukai Kudus dapat mengamalkan pesan yang disampaikan, yaitu sebagai muhasabah yang harus menerima pemimpin yang diberikan oleh Allah karena berdasarkan kondisi kita serta selalu bersabar dan istiqomah.