Edukasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Perlindungan Konsumen bagi Organisasi Masyarakat di Lingkungan IHT

741

Berikan pemahaman ketentuan di bidang cukai, Bea Cukai Kudus hadir sebagai narasumber pada sosialisasi yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah. Dengan mengangkat tema “Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya”, sosialisasi yang bertajuk Edukasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Perlindungan Konsumen bagi Organisasi Masyarakat di Lingkungan IHT ini berlangsung di Fave Hotel, Rembang pada Rabu (13/02).

Peserta sosialisasi yang terdiri dari organisasi masyarakat dan pelaku usaha ini menerima materi tentang ketentuan di bidang cukai, kebijakan perlindungan konsumen, dan kiat-kiat menjadi konsumen berdaya dari beberapa narasumber. Dari dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Setyo Budi Utomo, Andung Heriawan dari Bea Cukai Kudus,  KH. Sugiarto selaku anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan dari Universitas Kristen Satya Wacana yaitu Eko Suseno merupakan narasumber yang hadir dalam sosialisasi ini.

Acara di mulai pukul 09.45 dan dibuka dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya. Materi pertama diberikan dari anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, KH. Sugiarto, beliau mengungkapkan “Save Consumer Save Indonesia” yang artinya mewujudkan konsumen berdaya bukan konsumtif. Konsumen berdaya yang dimaksud yaitu mampu memperhitungkan kualitas barang/jasa sesuai standar maupun undang-undang.

Kemudian dilanjut dengan materi yang diberikan oleh Bea Cukai Kudus yaitu Andung Heriawan. Andung memaparkan materi tentang ketentuan di bidang cukai dan pemberantasan rokok ilegal. Dalam penjelasannya beliau mengenalkan tugas fungsi bea cukai dan mempraktikan identifikasi rokok ilegal. Peserta sosialisasi tampak berantusias dalam pemaparan tersebut, pasalnya mereka ingin mengetahui secara lebih mengenai ciri-ciri dari produk rokok ilegal. Bukan hanya itu saja, salah seorang peserta juga menanyakan bagimana hukum jika membuat rokok untuk dikonsumsi sendiri.

Dari semua pemaparan materi yang telah disampaikan, diharapkan semua organisasi masyarakat dan pelaku usaha yang hadir lebih mengenal tugas dan fungsi bea cukai serta  turut andil dalam pemberantasan keberadaan rokok ilegal di kalangan masyarakat.