Capaian Penerimaan Bea Cukai Kudus Berhasil Lampaui Target 2018

709

Kudus (03/01) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kudus telah merilis hasil capaian penerimaan pada tahun 2018. Dalam penjelasannya, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Iman Prayitno mengungkapkan bahwa pada tahun ini penerimaan Bea Cukai Kudus berhasil melampaui target yang sudah ditetapkan.

Iman Prayitno juga menegaskan bahwa hasil yang didapat tersebut adalah hasil kerja keras dan kerja sama seluruh pegawai Bea Cukai Kudus. “Perlu kita ketahui bersama bahwa apa yang kita dapat adalah hasil kerja keras & kerja sama kita selama ini, maka dari itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas usaha kita semua” ujar Iman.

Selama  tahun 2018, penerimaan yang berhasil didapat oleh Bea Cukai Kudus mencapai Rp 31.340.708.642.119 dengan target yang ditetapkan sebesar Rp 31.256.141.820.000 Atau dengan kata lain penerimaan bea cukai kudus menembus angka 100,27 %. Angka tersebut didapat dari total BM (Bea Masuk) dan sanksi administrasi sebesar Rp 69.647.335.250 serta penerimaan dari  hasil Cukai sebesar Rp 31.272.061.306.869.

Pada Unit Penindakan, Bea Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan sebanyak 74 kali dengan menyita sebanyak 22.301.544 batang rokok ilegal jenis SKM (Sigaret Kretek Mesin) dan 2.040 batang rokok ilegal jenis SKT (Sigaret Kretek Tangan), serta TIS (Tembakau Iris) seberat 7.015.000 gram dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp16.551.813.015. Dari penindakan yang dilakukan selama tahun 2018, Bea Cukai Kudus berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp13.329.455.793.

Sedangkan dari Unit Penyidikan, terdapat 116 kasus limpahan yang diterima oleh Bea Cukai Kudus, 28 NPSA (Nota Pengenaan Sanksi Administrasi), dan 19 kasus penyidikan yang telah mencapai tahap P21.

Dari hasil penindakan dan penyidikan tersebut, bea cukai kudus telah melakukan 2 kali pemusnahan terhadap BKC (Barang Kena Cukai) ilegal sebanyak 24,7 ton dengan perkiraan nilai barang Rp8.134.093.585 pada semester I, dan 15 ton BKC ilegal dengan perkiraan nilai barang Rp7.431.353.665 pada semester II tahun 2018.