Kunjungan ke Kudus, Dirjen Bea Cukai Berikan Apresiasi kepada Bea Cukai Kudus dan Adakan Sarasehan Bersama Pengusaha Hasil Tembakau

679

Kudus, 8 Juni 2018 – Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, melakukan kunjungan kerja ke Bea Cukai Kudus pada hari Kamis, 7 Juni 2018. Pada kesempatan ini Dirjen Bea Cukai yang didampingi Direktur PPS, Tenaga Pengkaji Bidang Bantuan Hukum dan Kakanwil Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai dan mengadakan sarasehan dengan pengusaha Hasil Tembakau.


Dalam pengarahannya, Heru Pambudi memberikan dukungan dan apresiasi kepada Bea Cukai Kudus atas capaian penerimaan dan kinerja yang telah dilakukan. Berdasarkan data penerimaan, Bea Cukai Kudus memberikan kontribusi terhadap penerimaan nasional sebesar 18%. Sampai dengan bulan Mei 2018 Bea Cukai Kudus telah mengumpulkan penerimaan sebesar 7,34 Trilliun dan telah melakukan 45 Penindakan. Penindakan terhadap rokok ilegal yang dilakukan secara nasional berhasil menurunkan peredarannya. Hasil survey Universitas Gajah Mada menunjukkan peredaran rokok ilegal tahun 2018 sebesar 7,04%. Persentase ini menurun dibanding tahun 2016 yakni 12,14%, dan di tahun 2020 diberikan target 3%. Upaya akan terus dilakukan untuk mencapai target yaitu dengan strategi membangun instansi yang solid, tegas, dan bersinergi baik secara internal maupun eksternal serta dengan memaksimalkan fungsi pelayanan dan pengawasan. Lebih lanjut Beliau memaparkan komitmen Bea Cukai untuk melakukan pematangan dan penguatan di semua sektor organisasi menuju era tinggal landas pada Januari 2019, mewujudkan Bea Cukai setara dengan negara-negara lain. Kepada Bea Cukai “Muda” Heru berpesan agar selalu mengisi waktu dengan hal yang positif, meningkatkan kapasitas diri dan terus belajar melanjutkan kuliah.


Selanjutnya dalam sarasehan yang dihadiri pengusaha Hasil Tembakau di wilayah kerja Bea Cukai Kudus Dirjen Bea Cukai menyampaikan terima kasih atas kerjasama dalam pencapaian target . Pengusaha hasil tembakau juga sangat antusias dalam menyampaikan pembahasan mengenai tarif cukai, ekstensifikasi cukai dan ekspor Barang kena cukai. Dirjen Bea Cukai menyampaikan bahwa analisa penetapan tarif cukai yang dilakukan Bea Cukai dengan BKF harus mendengarkan masukan banyak pihak. Bea Cukai akan mendukung kegiatan ekspor Barang Kena Cukai melalui fasilitas-fasilitas kepabeanan dan cukai diantaranya fasilitas Pusat Logistik Berikat dan KITE. Fasilitas ini diberikan untuk mendorong ekspor, sebagai tindak lanjut amanat Presiden dan Menteri Keuangan kepada Bea Cukai. Sehingga dengan peningkatan ekspor akan menambah devisa dan penyerapan tenaga kerja.