Edisi 02-10-2014

179

PENYESUAIAN GOLONGAN

Pengusaha Pabrik hasil tembakau dikelompokkan dalam golongan pengusaha berdasarkan masing-masing jenis dan jumlah produksi hasil tembakau, sesuai batasan jumlah produksi pabrik  sebagaimana ditetapkan  dalam lampiran I Peraturan Menteri Keuangan Nomor 179/PMK..011/2012 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Batasan jumlah produksi pabrik adalah batasan produksi dari masing-masing jenis hasil tembakau yang dihitung berdasarkan dokumen pemesanan pita cukai pabrik, dalam satu tahun takwim sebelum Tahun Anggaran berjalan. Penggolongan pengusaha pabrik hasil tembakau dihitung berdasarkan jenis dan jumlah produksi hasil tembakau sesuai dokumen pemesanan pita cukai (CK-1) pabrik yang bersangkutan, baik dalam 1 (satu) lokasi pengawasan kantor atau beberapa lokasi pengawasan kantor.

Penyesuaian kenaikan golongan pengusaha pabrik hasil tembakau wajib dilakukan oleh pengusaha pabrik yang bersangkutan pada saat produksi pabrik dalam tahun takwim yang sedang berjalan telah melampaui batasan jumlah produksi yang berlaku bagi golongan pengusaha pabrik yang bersangkutan atau dalam hal hasil produksi dalam satu tahun takwim kurang dari batasan jumlah produksi pabrik yang berlaku bagi pengusaha pabrik hasil tembakau, pengusaha pabrik yang bersangkutan dapat mengajukan permohononan penyesuaian untuk penurunan golongan pengusaha pabrik  hasil tembakau kepada kepala Kantor Bea dan Cukai (BC).

Permohonan penyesuaian untuk penurunan golongan diajukan paling lambat bulan Januari tahun takwim berikutnya sebelum dokumen CK-1 pertama kali diajukan. Atas permohonan penyesuaian untuk penurunan golongan, kepala Kantor BC menetapakan keputusan menerima atau menolak permohonan yang bersangkutan  dalam jangka waktu maksimal 12 (dua belas) hari terhitung sejak permohonan diterima secara lengkap. Dalam hal permohonan disetujui atau dikabulkan, kepala Kantor BC  menerbitkan keputusan penyesuaian golongan pengusaha pabrik hasil tembakau, dalam hal ditolak kepala Kantor memberikan surat penolakan beserta alasan penolakan.

Penurunan golonga pengusaha pabrik hasil tembakau hanya diberikan untuk satu tingkat lebih rendah dari golongan pengusaha pabrik hasil tembakau sebelumnya.